Cara Belajar Menulis Artikel

Image: canva.com

7 Cara Belajar Menulis Artikel Yang Berkualitas Di Blog

Cara belajar menulis artikel yang berkualitas penting untuk Kamu ketahui. Bukan tanpa alasan, sebab untuk menghasilkan tulisan yang berbobot Kamu juga membutuhkan teori-teori tertentu. Terlebih di era digital ini masyarakat lebih senang membaca melalui media online, sehingga ketika Kamu mengikrarkan diri sebagai penulis, tentu saja harus mampu menghasilkan tulisan yang berkualitas. Bagaimana sih Cara belajar menulis artikel yang berkualitas? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Judul Yang Menarik

Apa sih kira-kira yang bisa membuat pembaca itu tertarik untuk membaca artikel Kamu? Salah satunya adalah judul yang menarik. Kok bisa sih? Nah, bayangin aja Kamu mau membeli sebuah buku yang isinya bagus namun karena judulnya gak menarik, apa masih mau Kamu beli? Mungkin akan pikir-pikir dulu kan ya.

Begitu juga dengan judul di artikel. Gunakanlah kalimat yang enak dibaca namun tidak berbelit-belit. Jika ingin unik sangat boleh, tapi tetap isi artikel tidak boleh melenceng dari judul.

Baca Juga :  Beli Mobil Atau Beli Rumah Dulu? Kamu Harus Pertimbangkan Hal Ini!

2. Persingkat Sebuah Paragraf

Disetiap artikel mempunyai beberapa paragraf. Nah paragraf itu biasanya ada yang panjang dan ada yang simpel. Kalau artikelmu memuat paragraf yang terlalu panjang, hal ini justru membuat pembaca malas untuk membacanya.

Apa lagi rata-rata para pembaca artikel membaca dengan menggunakan ponselnya, oleh karena itu buatlah paragraf yang isinya 4 sampai 5 baris saja.

3. Isi Yang Bermakna

Menurut Hannah, kebanyakan artikel saat ini berisi kata-kata kosong. “Orang-orang hanya menulis bualan,” katanya.
Kebanyakan artikel yang ada rasanya kurang bermakna, karena banyak kata-kata yang digunakan namun maknanya terkadang tidak ada didapat. Sebelum menuliskan artikel Kamu wajib mengetahui makna tulisan yang akan Kamu buat, agar bermanfaat untuk para pembaca.

Baca Juga :  Tips Memilih Desain Busana Muslim Wanita Yang Sesuai

4. Karakter Si Pembaca

Banyak sekali karakter pembaca yang ada di dunia ini. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua. Tapi kalau Kamu ingin lebih gampang lagi, pilihlah satu karakter saja yang bisa Kamu fokuskan untuk menulis. Jika Kamu sudah menentukan karakter si pembaca maka bisa menargetkan tulisanmu agar sesuai dengan target pembacamu.

5. Kata Kunci

Ada apa dengan kata kunci? Untuk membuat artikel menduduki halaman pertama mesin pencarian, maka kata kunci yang Kamu gunakan harus bervolume tinggi. Kamu bisa meriset kata kunci yang ingin digunakan, agar artikelmu menjadi urutan yang pertama. Kamu bisa menggunakan fitur gratis seperti Google Keyword Planner untuk riset kata kunci.

6. Mencari Referensi

Sebelum menulis artikel Kamu perlu untuk mencari referensi agar tulisanmu bisa lebih bermakna. Referensi menjadi bagian dasar dari sebuah kerangka artikel. Akan sulit dilakukan jika ide hanya muncul saja tanpa adanya referensi.

Baca Juga :  Mau Tau Cara Diet Alami Dan Sehat Atau Cara Menguruskan Badan? Nih!

Referensi tersebut bisa Kamu dapatkan di Google. Yang harus Kamu ingat adalah, referensi hanya sebagai pengembangan ide saja, bukan untuk Kamu salin. Jadi tulis artikel dengan kata-katamu sendiri ya.

7. Relevan

Banyak artikel yang bermunculan, tapi artikel yang relevanlah bisa menjadi daya tarik. Kualitas yang dimiliki sebuah artikel sangatlah mempengaruhi minat pembaca.

Menentukan pilihan menjadi seorang penulis bukanlah keputusan yang rumit, namun memberikan tulisan yang berbobot adalah suatu kewajiban bagi si penulis. Oleh karena itu pastikan Kamu memahami betul bagaimana cara belajar menulis artikel yang berkualitas. Dengan begitu tulisan Kamu bisa diterima oleh pembaca dan tentunya bermanfaat untuk banyak orang.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *