Cermat Menggunakan Obat

Image: edisusilo.com

Ternyata Cermat Menggunakan Obat Itu Perlu, Kenapa Sih?

Hari selasa tepatnya tanggal 21 November 2017 aku di undang di acara Kemeskes “Temu Blogger Kesehatan” dengan tema “Cermat Menggunakan Obat”. Dari acara ini aku tau bahwa selama ini kurang perhatian jika membeli obat dan macam-macamnya. Oleh sebab itu aku akan sedikit share tentang apa yang aku dapatkan diacara tersebut.

Acaranya dimulai jam 8 pagi yang diawali dengan pemeriksaan kesehatan. Cek ini wajib bagi para blogger yang datang. Dan aku nggak ketinggalan dong untuk ikut cek. Sebenarnya 1 minggu sebelum ini aku juga udah cek, namun agak beda karena tujuannya untuk mendapatkan keterangan sehat.

Cek kesehatan kali ini dimulai dengan mengukur berat dan tinggi badan. Kalau yang ini kata bapaknya yang ngecek aku ideal dan pas dah. Tes selanjutnya mengukur lingkar perut dan tensi. Untuk ukuran perut juga normalnya prialah. Namun untuk tensi agak tinggi dan ini nggak biasanya terjadi. Mungkin karena lihat jarum disebalnya jadi agak gimana-gimana hehe.

Setelah antri cukup lama, barulah saatnya tiba cek kesehata yang sukses membuat nyali ciut. Apa itu tesnya, yaitu tes gula darah dan tes kolesterol. Tes ini agak takut, karena pengalaman dulu pas cek golongan darah perlu dicucuk jarum beberapa kali. Dan itu udah pasti sakit mas bro.

Baca Juga :  Waktu Tidur Bayi Sesuai Umur, Calon Bapak Harus Tau!

Nggak tau kenapa kulit jari-jari ini terasa begitu tebah jadi cucukan jarum hanya menghasilkan darah sedikit. Dan kekawatiran itu pun terjadi juga, 1 kali cucukan hanya bisa untuk cek gula darah. Pas untuk kolesterol darahnya sulit keluar. Sudah pasti ibu-ibunya yang meriksa juga kesulitan.

Sudah ganti 2 tempat tetesan darah untuk koleterol juga nggak bisa-bisa. Dikasih tawaran untuk tusuk lagi sih tapi aku udah nggak mau hehe. Kecil sih tapi sakit karena nyucuknya sengaja. Kalau kecucuk nggak sengaja mungkin beda kali ya hehe. Akhinya yang cek kolesterol nggak jadi deh hehe.

Acara selanjutnya masuk ruangan dan mengikuti acara yang diisi oleh narasumber yang bagus-bagus banget. Sesuai temanya disitu kita diberikan pemahaman harus cermat menggunakan obat. Apapaun obatnya baik itu beli sendiri atau resep harus benar-benar cermat.

Cermat Menggunakan Obat Kode Obat

linikini.id

Misalnya dari tingkat keamanan obat dibagi menjadi beberapa kategori, seperti:

1. Obat Bebas

Obat bebas ditandai dengan adanya lingkaran berwarna hijau. Obat ini bebas dibeli tanpa resep dokter. Kamu bisa beli diapotik-apotik terdepat.

2. Obat Bebas Terbatas

Obat bebas terbatas ditandai dengan linkaran biru. Obat bebas terbatas ini sama seperti obat bebas diatas. Kamu bisa beli tanpa resep dokter. Ada tapinya nih, penggunaannya harus memerhatikan aturan dan peringatan yang ada pada kemasan. Nggak boleh asal minum aja.

Baca Juga :  4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menjaga Kesehatan

3. Obat Keras

Obat keras ini ditandai dengan lingkaran merah. Obat ini nggak boleh dibeli smebarangan. Hanya yang mendapatkan resep dokter yang boleh memperolehnya.

Dari 3 kategori ditas itu, ternyata aku baru tau selama ini nggak pertahian dengan tanda-tada warna yang ada obat. Ya bersyukur diundang diacara ini, jadi tau jenis-jenis obat. Kamu juga perlu tau nih tanda-tanda tersebut.

Selain itu juga ada penjelasan mengenai obat generik. Selama ini persepsi masyarakat mengenai obat generik adalah hanya obat murah. Yup benar obat generik memang obat murah tapi nggak murahan. Kenapa? Obat generik memiliki kasiat yang sama dengan obat-obat sejenis yang non generik. Jadi antara obat generik dengan lainnya sama saja.

Dan yang ini ilmu banget nih, kita sering dikasih tau mengenai penggunaan obat, seperti diminum 3 x sehari atau 1 x sehari. 3 x sehari itu masuknya dalam 24 jam dibagi 3 = 8. Jadi minum obat 3 x sehari itu ya 8 jam sekali. Dan yang 1 x sehari itu setiap 24 sekali.

Dan puncaknya adalah kesalahan penggunaan antibiotik. Jadi penggunaan antibiotik ini nggak boleh sembarangan. Gejala penyakit seperti batuk, pilek, diare, muntah tidak membutuhkan antibiotik. Gejala tersebut merupakan cara tubuh mengeluarkan penyakit. Kalau yang seperti itu hanya perlu makan makanan bergizi dan banyakin istirahat.

Baca Juga :  Salah Satu Cara Pencegahan Penyakit Yang Sering Dilupakan Adalah ...

Dalam acara itu juga dijelaskan bahwa keseringan penggunaan antibiotik dapat menyebabkan resisten. Apa itu resisten? resisten itu keadaan dimana antibiotik sudah tidak bisa lagi membutuh bakteri jahat. Dan ini kondisi yang berbahaya.

Penggunaan antobiotik harus pada penyakit yang benar-benar membutuhkan. Jika hanya gelaja ringan seperti batuk, pilek, diare, muntah tidak perlu. Dan satu lagi antibiotik yang kita perolah tidak boleh diberikan ke orang lain karena sudah beda kebutuhannya.

Inti dari semuanya itu kita harus cermat menggunaan obat. Mulai dari cara pemilihannya, penggunaannya sampai manfaat apa yang didapat dari obat tersebut harus tau. Meyimpan obat juga nggak boleh sembarangan salah satunya hindarkan dari jangkaua anak-anak.

Acara ini seleai sampai jam 5 sore. Dan bermanfaat banget bagi aku yang kemarin-kemarin kurang cermat menggunakan obat. Oleh karena itu mulai sekarang marilah kita perhatian dengan apa yang kita minum. Nggak boleh lagi asal minum obat. Dukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan cermat menggunakan obat.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *