Kue Lebaran

Image: pixabay.com

Kue Lebaran Kering Nan Manis, Amankah untuk Para Penderita Diabetes?

Lebaran sudah tinggal menghitung hari. Persiapan demi persiapan tentu harus dilakukan sehingga ketika Lebaran tiba semua sudah disiapkan dengan sempurna. Jangan lupakan untuk menyediakan kue Lebaran dengan beragam varian sehingga tamu yang datang bisa menikmati hidangan nan nikmat ini. Kue kering merupakan sajian yang sangat umum disediakan ketika Lebaran tiba. Hal ini lantaran selain lezat dan manis, kue kering juga lebih tahan lama.

Dapat diakui jika kue kering merupakan santapan lezat ketika momen seperti Lebaran, namun kandungan nutrisi di balik kue kering ini ternyata juga wajib diwaspadai, terutama bagi Kamu atau anggota keluarga yang memiliki penyakit diabetes. Keunikan yang ada pada kue kering ini adalah dari segi kandungan lemak yang bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan roti. Kudapan yang biasa disantap untuk camilan ini akan dinilai baik jika berbobot ringan serta berlemak.

Baca Juga :  Mau Tau Cara Diet Alami Dan Sehat Atau Cara Menguruskan Badan? Nih!

Kue kering biasa dibuat dengan bahan umum seperti tepung, gula, susu, mentega dan telur dan dimasak dengan cara dipanggang. dengan rasanya yang gurih dan bercampur manis, maka banyak sekali muncul pertanyaan terkait keamanan menyantap kue ini bagi para penderita diabetes. Sebelum mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, ada baiknya jika Kamu mengenali terlebih dulu panduan konsumsi makanan yang baik untuk para penderita diabetes sehingga lebih tahu bagaimana cara mengelola diabetes dengan kombinasi makanan yang sehat.

Berikut ini panduan diet untuk para penderita diabetes secara sederhana:

1. Menjadikan sayur sebagai bahan utama konsumsi makanan ringan.
2. Mengurangi porsi makan dan mengurangi konsumsi untuk makanan ringan.
3. Menyertakan makanan yang berkarbohidrat dan kandungan serat tinggi.
4. Usahakan konsumsi makanan rendah lemak atau produk susu yang juga rendah lemak.
5. Konsumsi daging yang rendah lemak ataupun sumber protein alternatif mulai dari ayam tanpa kulit, telur, kacang, ikan dan tahu.
6. Membatasi konsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh.
7. Konsumsi lemak tak jenuh atau lemak sehat dengan kadar cukup.
8. Konsumsi ikan yang berminyak dimana baik untuk jantung.
9. Mengurangi asupan garam.

Baca Juga :  5 Cara Mudah Menentukan Apakah Makanan Sehat Atau Tidak

Setelah mengetahui aturan dalam pola diet untuk penderita diabetes, kini masuk pada ulasan terkait keamanan kue Lebaran yang berjenis kue kering untuk penderita diabetes tersebut. Mengingat kue kering ini dibuat dengan bahan seperti susu, krim, mentega yang mengandung lemak tak jenuh, maka bisa disimpulkan jika kue kering merupakan makanan yang mengandung lemak tak jenuh dalam kadar cukup tinggi. Untuk itu, bagi para penderita diabetes, ada baiknya untuk membatasi konsumsi dari kue kering ini, bahkan ketika menyantap kue atau biskuit panggang yang hanya sebagai makanan penutup saja.

Namun, ada juga cara yang lebih menyehatkan untuk bisa membuat kue kering ini misalnya dengan mencampur bahan tepung terigu dengan tepung gandum untuk kue yang lebih bersahabat. Selanjutnya komponen gula di dalamnya diganti juga dengan jenis pemanis lain yang lebih aman. Jangan lupa dengan kandungan mentega dan butter yang diharuskan mentega dan butter sehat juga dimana bisa mencampur minyak canola sehingga kandungan lemaknya berkurang.

Baca Juga :  Lactamil: Tempat Konsultasi Terpercaya Untuk Calon Mama

Namun tetap harus diketahui juga meski memang dibuat dengan cara yang lebih sehat, namun konsumsi kue Lebaran kering secara berlebihan pun tetap tidak baik dilakukan karena berpotensi meningkatkan gula darah sehingga beresiko buruk untuk penderita diabetes. Konsumsi kue kering ketika acara spesial boleh saja, namun ingat selalu untuk tidak berlebihan dan lupa diri dalam konsumsinya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *