Migrasi Dari HTTP Ke HTTPS

Image: edisusilo.com

Akhirnya Blog Ini Migrasi Dari HTTP Ke HTTPS, Mau Tau Caranya?

Akhirnya setelah pertimbangan yang membutuhkan waktu lama, blog ini resmi migrasi dari HTTP Ke HTTPS. Sebenarnya sih untuk migrasi ke HTTPS nggak sulit. Hanya banyak pertimbangan yang harus dipikirkan. Karena dari baca sana-sini ada beberapa hal yang membuat aku mikir dulu untuk migrasi dari HTTP Ke HTTPS, yaitu katanya:

1. Trafik pengunjung blog jadi turun akibat migrasi ke HTTPS.
2. Pendapatan Adsense juga turun karena Google hanya memilih iklan yang HTTPS juga.
3. Blog jadi lebih lambat.

Apakah semua itu benar? Tapi yang aku rasakan sama aja jika dibandingkan dengan sebelum migrasi ke HTTPS. Karena migrasinya belum lama masih hitungan hari, mungkin efeknya belum begitu kelihatan atau memang nggak ada pengaruhnya. Selain yang katanya efek negative migrasi ke https diatas, ada juga efek positif yang membuatku yakin migrasi dari HTTP Ke HTTPS, yaitu:

1. Google menyarahkan untuk pindah ke HTTPS demi keamanan
2. Goole menyarankan penggunaan HTTPS ada pengaruhnya ke SEO walau sedikit dan bisa jadi kedepannya ini bisa punya pengaruh banyak.
3. Adsense juga menyarankan pindah ke HTTPS
4. Blog lebih terlihat terpercaya dimata pengunjung.

Akhirnya dari pertimbangan dan efek positif diatas, blog ini migrasi dari HTTP ke HTTPS. Yang pasti sampai saat ini blog ini masih baik-baik saja. Dan nggak ada alasan sebenarnya untuk tidak migrasi ke HTTPS. Caranya cukup mudah kok ternyata.

Baca Juga :  Langkah 4: Perlengkapan Blog Baru WordPress [Khusus Untuk Pemula]

Kalau Kamu juga ingin melakuka migrasi blog dari HTTP ke HTTPS, aku akan memberikan sedikit pengalamanku kemarin. Nggak ribet kok, hanya membutuhkan waktu sebentar saja. Langsung saja tanpa berlama-lama kita mulai dari:

1. Memilih SSL (Secure Socket Layer) Yang Tepat.

Ada banyak sertifikat SSL yang bisa kita gunakan. Ada yang gratis dan tentunya banyak yang berbayar. Yang gratis, yaitu Lets Encrypt. Lets Encrypt bisa Kamu gunakan dan biasanya beberapa hosting menyediakan seperti di Domainesia. Kalau aku sendiri pakai yang berbayar, yaitu Comodo PositiveSSL.

Ada petimbangan 2 sertifikat SSL sebenarnya antara Comodo PositiveSSL dan RapidSSL. Kedua sertifikat SSL ini sama-sam yang paling murah. Namun RapidSSL lebih mahal jika dibandingkan Comodo PositiveSSL. Dan melihat dari kemampuan keduanya, ternyata aku merasa Comodo PositiveSSL lebih baik dan lebih murah juga.

Kenapa nggak pakai yang gratis atau Lets Encrypt. Lets Encrypt ini hanya berlaku 3 bulan dan biasa sih perpanjang otomatis. Kalau untuk blog baru sih mungkin bisa pakai Lets Encrypt dulu. Tapi aku merasa kurang sip jika untuk blog ini pakai Lets Encrypt. Maka aku memutuskan pakai Comodo PositiveSSL.

Kamu bisa pakai sertifikat SSL apa saja. Harga yang ditawarkan tergantung penyedia SSL sendiri. Tapi biasnaya berkisar mulai dari 80 ribu sampai jutaan untuk 1 tahun. Sesuaikan dengan biaya yang ada dan juga untuk blog SSL seperti Comodo PositiveSSL dan RapidSSL sudah cukup.

Baca Juga :  Pingin Jadi Blogger? Kamu Butuh Perlengkapan Ngeblog Seperti Berikut

2. Order Dan Pasang SSL

Untuk order sertifikat SSL rekomendasiku sih mending beli dihosting Kamu saai ini. Karena lebih memudahkan kita untuk pemasangan. Kamu bisa order sekaligus minta langsung dipasangkan. Blog ini aku melakukannya demikinan. Langsung saja ke penyedia hostingmu, order dan minta untuk memasangkan sertifikat SSL.

3. Lakukan Setting Pada WordPress.

Sesudah Kamu membeli sertifikat dan memasangkannya, tinggal saatnya melakukan pengaturan pada WordPressmu. Caranya masuk ke menu Settings > General. Kemudian tambahkan atau ganti misalnya http//:edisusilo.com menjadi https//:edisusilo.com pada WordPress Address (URL) dan Site Address (URL). Dan jangan lupa diklik tombol Save Changes.

Migrasi Dari HTTP Ke HTTPS General

edisusilo.com

4. Redirect Dari HTTP Ke HTTPS

Walaupun sudah sertifikat sudah terpasang dan sudah dilakukan setting, Kamu perlu melakukan redirect dari HTTP ke HTTPS. Tujuannya agar saat membuka blog tanpa perlu memasukkan HTTPS atau dengan kata lain jika apapun kondisinya saat buka blog otomatis akan berpindah dari HTTP ke HTTPS.

Cararanya gampang banget, yaitu buka file .htaccess pada file manager hostingmu. Kemudian tambahkan kode berikut dan jangan lupa disimpan.

RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTPS} off
RewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [L,R=301]

5. Ubah Link Internal Dari HTTP ke HTTPS.

Baca Juga :  6 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Melalui Blog

Sebenarnya cara ini boleh dilakukan atau tidak. Tujuannya adalah menganti kode link internal saat sebelum menggunakan HTTP, yaitu:

<a href=”http://www.edisusilo.com/about/”>Edi Susilo</a>

Menjadi link internal yang sudah menggunakan HTTPS.

<a href=”https://www.edisusilo.com/about/”>Edi Susilo</a>

Proses ini bisa Kamu lakukan manual dengan mengedit setiap postingan atau juga bisa otomatis semua menggunakan plugin Velvet Blues Update URLs. Kamu bisa install plugin tersebut terlebih dahulu.

Cara pemakaiannya, Kamu hanya perlu masuk ke menu Tools > Update URLs. Kemudian masukkan url blogmu saat sebelum menggunakan HTTPS di Old URL dan masukkan url setelah menggunakan HTTPS. Kemudian klik tombol Update URLs NOW.

Migrasi Dari HTTP Ke HTTPS Plugin

edisusilo.com

6. Update XML Sitemaps Yoast SEO

Agar isi sitemaps juga berubah menggunakan HTTPS, maka Kamu perlu melakukan update XML. Caranya buka menu SEO > XML Sitemaps. Kemudian pilih bagian Post Types non aktifkan semua Post types sitemap settings. Jangan lupa di Save Changes. Setelah di non aktifkan kemudian aktifkan kembali pada Post Types tadi. Dan isi XML Sitemaps akan berubah seman dengan tambahan HTTPS.

7. Update Website Pendukung

Setelah semua langkah diatas selesai, saatnya mengupdate data website pendukung seperti pada Google Webmaster. Kamu bisa ganti dengan url yang menggunakan HTTPS. Caranya hapus saja property website dan buat baru.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *