Membuat Child Theme

Image: edisusilo.com

4 Langkah Mudah Membuat Child Theme WordPres, Penting Nih!

Salah satu faktor yang penting dalam membangun sebuah blog adalah soal tampilan atau desain blog. Terkadang tampilan theme yang udah kita pasang kurang memuaskan. Pilihannya kita bisa buat sendiri atau edit theme yang sudah terpasang dengan cara membuat child theme.

Apa itu child theme? Child theme merupakan theme tambah yang bebas kita edit tanpa merubah theme utama. Child theme ini sangat direkomendasikan jika Kamu ingin merubah sedikit tampilan theme yang sudah terpasang. Penggunaan child theme lebih baik dari pada Kamu langsung mengedit di theme utama. Untuk lebih jelasnya Kamu bisa klik disini.

Dengan penggunaan child theme Kamu tidak akan kehilangan apa yang sudah diedit saat ada pembaruan theme. Biasanya jika melakukan pembaruan theme dengan versi terbaru, semua yang sudah kita edit bakalan terhapus. Maka dari disarankan banget pakai child theme aja.

Baca Juga :  Langkah 5: Konten Blog Baru WordPress [Khusus Untuk Pemula]

Penggunaan theme child ini hanya untuk WordPress yang self hosting saja. Bagi Kamu yang menggunakan WordPress gratisan nggak bisa pakai cara ini. Cara membuat child theme cukup mudah, Kamu bisa ikutin langkah berikut:

1. Kamu perlu membuat sebuah folder di komputermu dengan nama child theme yang diinginkan.

2. Copy beberapa file yang ada di theme utama ke folder yang Kamu buat tadi. File yang perlu Kamu copy adalah file yang ingin Kamu edit. Yang wajib Kamu copy cuma ini: style.css dan screenshot.png. Sisanya menusul sesuai dengan kebutuhanmu.

3. Buka file style.css menggunakan notepad. Kemudian ganti info theme pada style.css dengan info seperti dibawah ini.

Baca Juga :  Pilih Membuat Artikel Viral Atau Artikel SEO? Kalau Aku Pilih Yang ...

/*
Theme Name: Child Theme
Theme URI: https://www.edisusilo.com
Description: Child Theme ini adalah child theme dar Theme Twenty eleven.
Author: Edi Susilo
Author URI: https://www.edisusilo.com
Template: twentyeleven
Version: 1.4
License: GNU General Public License v2 or later
License URI: http://www.gnu.org/licenses/gpl-2.0.html
Text Domain: child-theme-child
*/

Huruf yang cetak tebal bisa Kamu edit seuai dengan keinginanmu. Berikut penjelasannya jika Kamu terapkan pada theme bukan twentyeleven:

Theme Name: (Isi dengan mana child theme yang Ingin Kamu buat)
Theme URI: (Isi dengan url child theme)
Description: (Isi dengan penjelasan seputar child theme Kamu)
Author: (Isi dengan nama pembuat)
Author URI: (Isi dengan url pembuat)
Template: (isi dengan nama folder theme utama)
Version: (isi dengan versi child theme yang Kamu buat.
License: GNU General Public License v2 or later
License URI: http://www.gnu.org/licenses/gpl-2.0.html
Text Domain: (Isi dengan nama folder child theme dan ditambah -child)

Baca Juga :  Apa Itu DA dan PA? Kenapa Blog Harus Punya Skor Tinggi?

4. Sekarang child theme yang Kamu buat sudah jadi, saat nya upload seperti mengapluad theme pada umumnya. Jangan lupa sebelum diupload, folder tadi dibuah ke ZIP.

Penggunaan child theme ini akan jadi dasar aku memberikan tutorial seputar penambahan fitur-fitur atau tampilan pada theme. Jadi nanti setiap tutorial mengenai theme sebaiknya Kamu buat di child theme. Gimana, mudah bukan membuat child theme sendiri?



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *